• 9

    Jul

    Sistem SMS Pemilu Presiden (SERIS) 2009

    Tabulasi elektronik pada pemilu presiden kemarin ditopang oleh teknologi open source. Dari sisi software, sisem TI pemilu tsb menggunakan software berbasis stack LAMP (Linux-Apache-MySQL-PHP). Baik, Linux, Apache, MySQL, maupun PHP adalah teknologi open source yang dapat digunakan tanpa membayar lisensi. Sistem SMS pemilu presiden (pilpres) 2009 memungkinkan tabulasi pemilu menjadi cepat, akurat dan aman. Sistem tersebut diberi nama SERIS. Seperti di tulis melalui blog pribadi sang arsitek SERIS, Kamis (9/7/2009), sistem SERIS mampu mempercepat proses perhitungan suara karena menggunakan SMS yang didukung oleh jaringan operator telekomunikasi seluler terbesar di Indonesia, Telkomsel. Berikut ini alur data dalam sistem informasi pemilu presiden. Sebanyak 450 ribu Ketua KPPS mengirimkan
  • 16

    Apr

    Hebat, Desa di Bali Melakukan E-Voting

    Pemilihan kepala dusun di sebuah desa di Kabupaten Jembrana berhasil mencatat sejarah baru. Desa itu mampu melahirkan pemilu yang tepat dan cepat menggunakan treknologi e-voting. Pemerhati teknologi, Prof Dr Gede Winasa menyatakan, keruwetan dalam rangkaian pemilu 9 April lalu sebenarnya tidak perlu terjadi jika bangsa ini sudah mampu menerapkan teknologi informasi (IT) dengan baik dan benar untuk kepentingan itu. Munculnya sejumlah masalah pada pemilu legislatif yang baru lalu, telah mengilhami Kabupaten Jembrana untuk menyelenggarakan pemilihan kepala dusun berbasis IT. Warga Dusun Pasatan, Desa Poh Santen, Kecamatan Mendoyo, siang itu memilih kepala dusunnya dengan perangkat IT yang disebut electronic voting (E-voting). Menempati balai dusun setempat, warga Pasatan datang untuk memb
  • 15

    Apr

    Publikasi IP Server VPN KPU, Picu Penyusupan Hacker

    Adanya publikasi alamat IP Server VPN milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) di situs resmi KPU diprediksi mampu mengundang rasa penasaran hacker. “KPU sebenarnya tidak perlu mempublikasikan alamat IP server VPN-nya di situs mereka karena hal ini akan mengundang rasa penasaran hacker untuk mencoba menerobos jaringan KPU“ Adanya publikasi IP server VPN tersebut akan sangat memudahkan para hacker untuk melacak alamat IP server-server KPU yang lain, apalagi yang berada di daerah-daerah. Untuk memproteksi sistem keamanan ini pun KPU dinilai masih kurang. KPU memang mempublikasikan alamat IP server VPN di situs resmi mereka. Selain mempublikasikan nomor hotline Helpdesk, KPU juga menyediakan koneksi intranet melalui VPN. ** okezone.com
  • 11

    Apr

    Pastikan Nama Anda di DPT Pilpres Sebelum 20 April 2009

    Komisi Pemilihan Umum memberi batas waktu hingga 20 April 2009 kepada warga masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam pemilihan presiden 2009 namun belum terdaftar. Data baru tersebut akan ditambahkan ke dalam DPS (daftar pemilih sementara) pilpres 2009 yang akan diumumkan melalui kelurahan dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di seluruh Indonesia. Masyarakat atau petugas KPPS dapat mendaftarkan warga sebelum 20 April agar bisa tercatat dalam DPT untuk pilpres. Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2008 tentang Tata Cara dan Program Pilpres, maka proses perbaikan DPS pilpres hasil tanggapan masyarakat berlangsung tanggal 8-20 April 2009. DPS pilpres tersebut akan diambil dari DPT pemilu legislatif yang telah berlangsung 9 April lalu. Selanjutnya, data tersebut akan dir
  • 10

    Apr

    SMS, Teknologi Idola Untuk Proses "Quick Count" Pemilu

    Saat ini, Quick Count menjadi pusat perhatian seluruh masyarakat yang ingin memantau hasil penghitungan suara secara instan. Quick count adalah metode verifikasi hasil pemilihan umum, yang datanya diperoleh dari sampel di lapangan. Berbeda dengan poling, sampel tidak diperoleh dari para responden yang ditanyai satu per satu, melainkan diperoleh dari hasil rekap resmi di lapangan. Lalu, apa saja teknologi yang digunakan untuk mensukseskan sebuah penghitungan quick count? Jawabnya tergantung masing-masing lembaga. Namun, teknologi Short Message Service (SMS) cukup populer digunakan oleh lembaga-lembaga quick count. Lembaga Survei Cirus Surveyors Group Menggunakan teknologi pesan pendek di ponsel untuk proses pengumpulan suara. Tentu saja, bukan SMS dari sembarang ponsel yang digunakan. 2
  • 6

    Apr

    Golput Atau Tidak Ya?

    Ketika orang-orang sudah jenuh untuk berpolitik, maka saatnya kita harus bisa membuat kejenuhan itu menjadi sesuatu yang bisa membuat lebih menantang sehingga selalu timbul hal-hal yang baru. Fenomena Golongan Putih (Golput) yang terjadi sekarang ini, bisa dipastikan penyebab utamanya adalah kejenuhan orang melihat situasi yang terjadi saat ini dalam hal perbaikan ekonomi, pendidikan, kesejahteraan sampai pada tingkat korupsi yang tidak kunjung selesai dalam pemecahannya. Begitu banyak partai politik yang menjanjikan perubahan-perubahan demi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Orang-orang berlomba-lomba untuk mendaftarkan diri untuk menjadi calon legislatif (Caleg) dengan memanfaatkan situasi yang kekinian baik itu popularitas maupun jaringan. Setiap mereka berteriak akan mem
  • 5

    Mar

    Tergiur Bantuan 2 M, Caleg Ditipu Hingga 100 Juta

    Wo…alah… Masih jadi calon legislatif (caleg) saja sudah tertipu. Apalagi nanti sudah terpilih dan duduk di kursi dewan. Bisa-bisa jadi makin sering tertipu, atau malahan kerjanya hanya menipu rakyat. Begitulah yang dialami belasan caleg asal Pekanbaru dan Riau. Setelah namanya masuk ke dalam Daftar Calon Tetap (DCT), teleponnya sering berdering dari seseorang yang mengaku kenal dengannya. Si penelepon gelap tersebut — mungkin di tempatnya menelepon sedang mati lampu — setelah mengangkat-angkat kehebatan si caleg, kemudian menjanjikan akan memberikan dana bantuan. Besar dana yang diberikan, astaga, antara satu hingga dua milyar rupiah. Suatu jumlah yang tak sedikit, tentunya. Kalau dibelikan kerupuk, bisa-bisa penuh satu kapal kargo ukuran jumbo. Syaratnya cuma sat
  • 6

    Feb

    Obral Janji di "Iklan Politik"

    Iklan Politik Cuma Obral Janji dan Tak Mencerdaskan Masyarakat. Menjelang kampanye, iklan politik sejumlah parpol maupun kandidat capres semakin bertaburan di berbagai tempat dan media massa. Sayangnya, semua iklan tersebut cenderung obral janji dan tidak membuat rakyat cerdas. Iklan-iklan politik juga sering mengambil ruang publik itu sehingga terkesan norak. Pesan iklan yang seharusnya bersifat persuasif malah menjadi propaganda. Pesan yang seharusnya membuat orang tertarik malah membuat kita ingin menghindar. Masyarakat tidak ingin melihat. Padahal yang namanya pesan itu seharusnya membuat masyarakat terinformasi atau bahkan tercerahkan. Tapi nyatanya malah membuat ingin menghindar. (DetikPemilu) Makanya saya udah mantap, untuk tidak ikut memilih nantinya :D alias Gulput aja. Karena
  • 24

    Jul

    Ini dia Syarat Kampanye via SMS?

    Heru Sutadi, Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), mengatakan bahwa parpol peserta Pemilu 2009 sudah diperbolehkan melakukan kampanye via SMS. Ada lima syarat yang harus dipenuhi jika hendak berkampanye lewat SMS Apa saja syarat-syarat itu? ini dia… Kampanye harus mengikuti tata aturan kampanye sesuai Undang-Undang No. 10/2008 tentang Pemilu. Operator wajib menjaga kerahasiaan data pengguna ponsel sehingga baik parpol, capres, cawapres dan calon anggota DPD tidak boleh melakukan push sms ke semua pelanggan. Melainkan hanya ke konstituen atau simpatisan yang terdaftar. Operator harus adil memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh parpol dan calonnya Kerjasama dengan parpol atau capres/cawapres dan calon anggota DPD harus dilakukan dengan pelaksana kam
-

Author

Follow Me