5 Tips Untuk Blogger Agar Terhindar Jeratan UU ITE

26 May 2009

Judical review komunitas blogger terkait Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), khususnya pasal 27 ayat 3, memang sudah ditolak oleh Mahkamah Konstitusi. Dan ini berarti, blogger harus pintar-pintar agar tidak terjerat pasal yang diklaim pasal karet ini.

Ada beberapa saran dari tim advokasi blogger, yang mungkin bisa diikuti, agar tidak tersandung masalah tersebut.

Pertama, adalah, menulis dengan tidak sekadar mencari perhatian.
“Terkadang para blogger sengaja menulis sesuatu secara berlebihan agar pembacanya naik, tanpa memikirkan efek yang dihasilkannya nanti.

Hal ini sangat tidak disarankan oleh tim advokasi agar para blogger dapat terhindar dari pasal karet yang sekarang diperdebatkan.

Kedua, fokus pada masalah. Artinya, tulisan yang ingin mengkritisi sesuatu sebaiknya tepat pada satu masalah, tidak menyebar atau melenceng dengan embel-embel tertentu.

Ketiga, semua tulisan harus didukung dengan data dan fakta. Meski blog merupakan tulisan pribadi, alangkah baiknya jika disertai dengan data dan fakta, sehingga jika sewaktu-waktu tersandung masalah, maka ada bukti-bukti yang bisa menunjang pembelaan.

Keempat, jangan sungkan-sungkan meminta maaf. Pasalnya, setiap ada Freedom Speech maka akan ada Fredom Respond juga.

Kelima, memberikan solusi. Ini menjadi suatu hal yang sangat penting, karena blogger harus bisa memberikan jalan keluar dari masalah yang sedang dikritisinya.

“Semua itu menjadi saran agar blogger bisa aman dari jeratan pasal ini. Kita harus mengantisipasi karena langkah pidana untuk internet baru terjadi di Indonesia. Bahkan di Belanda atau Singapura pun tidak ada. (Sumber : okz)


TAGS


-

Author

Follow Me